Rapat Koordinasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen Unpam: Penataan Data dan Akselerasi Kenaikan Jabatan
Published on: 25 Apr 2026

Berita Kegiatan
Rapat Koordinasi Pengajuan Jabatan Akademik Dosen Unpam: Penataan Data dan Akselerasi Kenaikan Jabatan
Tangerang Selatan — Universitas Pamulang (UNPAM) melalui Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) menyelenggarakan rapat persiapan dan koordinasi pengajuan jabatan akademik dosen yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu (25/4) pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua Program Studi serta PIC Tim JAD dari Kampus I, II, III, dan IV di lingkungan kampus Unpam.
Rapat ini menjadi bagian strategis dalam upaya percepatan dan penataan pengajuan jabatan akademik dosen berbasis data yang terintegrasi melalui sistem SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi), sekaligus memastikan pemenuhan kewajiban Beban Kerja Dosen (BKD) sebagai prasyarat administratif utama.
Pembukaan: Penegasan Komitmen Institusi
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Universitas Pamulang, Dr. M. Wildan, S.S., M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya keselarasan antara kinerja dosen, pemenuhan BKD, serta kesiapan administrasi dalam sistem SISTER sebagai fondasi utama dalam proses pengajuan jabatan akademik.
Beliau juga menekankan bahwa penguatan tata kelola dosen tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas individu dosen, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan akreditasi program studi dan institusi secara keseluruhan. Oleh karena itu, koordinasi lintas unit, khususnya antara program studi dan LPSDM, menjadi kunci keberhasilan dalam proses ini.
Laporan Pelaksanaan: Gambaran Umum dan Tantangan
Selanjutnya, Kepala LPSDM, Sugiyarto, S.E., M.M., menyampaikan laporan pelaksanaan yang berisi kondisi aktual data dosen serta tantangan yang dihadapi dalam proses pengajuan jabatan akademik.
Dalam paparannya, disampaikan bahwa berdasarkan hasil penarikan data dosen pada sistem SISTER per tanggal 24 April 2026, terdapat total 894 dosen yang tercatat memiliki jabatan fungsional (berjafung TP), yang terdiri dari:
- 711 Dosen Tetap Yayasan (DTY)
- 183 Dosen Tidak Tetap (DTT)
Namun demikian, dari jumlah tersebut, masih terdapat kendala signifikan dalam pemenuhan BKD, khususnya pada dosen tetap yayasan. Data menunjukkan bahwa:
- 501 DTY belum memenuhi BKD SISTER dalam 2 semester terakhir
- Hanya 199 DTY yang telah memenuhi BKD SISTER dalam 2 semester terakhir
- Terdapat 11 DTY yang masih dapat dioptimalkan pemenuhan BKD-nya pada Semester 2025.1
Kondisi ini menunjukkan adanya gap yang cukup besar antara jumlah dosen yang eligible secara administratif dengan yang belum memenuhi persyaratan, sehingga diperlukan langkah strategis dan percepatan intervensi dari masing-masing program studi.
Paparan Teknis: Strategi Validasi dan Optimalisasi Data
Paparan teknis disampaikan oleh Kepala Bidang Data LPSDM, Guruh Dwi Pratama, S.E., M.M., yang menitikberatkan pada mekanisme validasi data dan strategi optimalisasi pengisian BKD melalui sistem SISTER. Beliau menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan dengan membandingkan data dosen di SISTER dengan data BKD dalam dua semester terakhir, serta memastikan bahwa dosen telah aktif minimal selama satu tahun sebagai syarat administratif pengajuan jabatan akademik.
Dalam rangka percepatan proses, disampaikan beberapa langkah tindak lanjut yang harus segera dilakukan oleh program studi, antara lain:
- Mengarahkan DTY yang telah memenuhi BKD (tercatat pada sheet 4) untuk hadir ke LPSDM pada jadwal yang akan ditentukan pada April 2026 guna melakukan penandatanganan SKP (Sasaran Kinerja Pegawai).
- Mendorong seluruh dosen untuk segera melakukan pengisian BKD SISTER Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 secara lengkap dan sesuai ketentuan.
Melakukan pendampingan aktif kepada dosen yang belum memenuhi BKD agar dapat segera memenuhi kekurangan yang ada. Selain itu, ditekankan pula pentingnya ketelitian dalam input data, kesesuaian dokumen pendukung, serta konsistensi pelaporan agar tidak terjadi kendala pada tahap verifikasi dan penilaian jabatan akademik.
Penutup: Arah Kebijakan dan Harapan
Kegiatan ini ditutup dengan penegasan bahwa proses pengajuan jabatan akademik dosen bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Universitas Pamulang.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh program studi dapat mengambil peran aktif dalam memastikan kesiapan dosennya, baik dari sisi pemenuhan BKD maupun kelengkapan data pada sistem SISTER. Sinergi antara dosen, program studi, dan LPSDM menjadi faktor kunci dalam mendorong akselerasi kenaikan jabatan akademik secara berkelanjutan.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara daring, partisipasi lintas kampus dapat terfasilitasi secara optimal, sekaligus mencerminkan adaptasi institusi terhadap pemanfaatan teknologi dalam tata kelola akademik.(Iq)




