UNPAM Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pengisian BKD SISTER untuk Perkuat Tata Kelola Kinerja Dosen
Published on: 14 Jul 2026

Berita Kegiatan
UNPAM Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pengisian BKD SISTER untuk Perkuat Tata Kelola Kinerja Dosen
Tangerang Selatan — Universitas Pamulang (UNPAM) melalui Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Pengisian Beban Kerja Dosen (BKD) melalui Sistem SISTER secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para Dekan, Ketua Program Studi, Dosen Level 1 Bidang SDM, serta Tim Person in Charge (PIC) Jabatan Akademik Dosen (JAD) dari seluruh fakultas di lingkungan Universitas Pamulang.
Rapat koordinasi ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Universitas Pamulang dalam meningkatkan kualitas tata kelola pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) yang akurat, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Selain sebagai media koordinasi, kegiatan ini juga menjadi forum penyamaan persepsi mengenai mekanisme pengisian BKD melalui platform SISTER agar proses pelaporan dapat berjalan efektif dan tepat waktu.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor II Bidang SDM, Keuangan, dan Aset Universitas Pamulang, Dr. M. Wildan, S.S., M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelaporan BKD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari sistem akuntabilitas kinerja dosen dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.
Menurutnya, setiap aktivitas dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kegiatan penunjang harus terdokumentasi dengan baik melalui sistem yang telah ditetapkan pemerintah. Oleh karena itu, seluruh unsur pimpinan akademik diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada dosen agar proses pengisian BKD dapat dilakukan secara benar dan sesuai regulasi.
“BKD merupakan instrumen yang menggambarkan kinerja akademik dosen. Melalui pelaporan yang baik, universitas dapat memastikan bahwa pelaksanaan tridharma perguruan tinggi terdokumentasi secara akurat dan menjadi bagian dari peningkatan mutu pendidikan tinggi,” ujar Dr. M. Wildan.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara fakultas, program studi, dan LPSDM dalam membangun budaya administrasi akademik yang tertib, sehingga setiap proses pelaporan dapat berjalan lebih efektif, meminimalkan kesalahan administrasi, dan mendukung berbagai program pengembangan karier dosen.
Selanjutnya, Kepala Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Universitas Pamulang, Sugiyarto, S.E., M.M., menyampaikan arahan mengenai pentingnya penguatan tata kelola sumber daya manusia melalui pelaporan BKD yang berkualitas.
Dalam paparannya, Sugiyarto menjelaskan bahwa BKD memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan pembinaan dan pengembangan karier dosen. Data yang tercatat dalam BKD menjadi bagian penting dalam melihat rekam jejak pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, sekaligus menjadi dasar dalam berbagai proses pembinaan karier akademik.
Ia menjelaskan bahwa konsistensi dosen dalam melaksanakan dan melaporkan kegiatan tridharma akan memberikan dampak positif terhadap berbagai program pengembangan SDM, mulai dari kenaikan Jabatan Akademik Dosen (JAD), Sertifikasi Dosen (Serdos), studi lanjut, hingga pemetaan potensi dosen menuju jenjang Lektor Kepala dan Guru Besar.
“BKD bukan sekadar laporan semesteran, tetapi merupakan rekam jejak akademik yang menggambarkan produktivitas dosen. Oleh karena itu, setiap aktivitas tridharma harus dicatat secara lengkap, akurat, dan sesuai dengan bukti kinerja yang dimiliki,” jelas Sugiyarto.
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan BKD yang baik akan mempermudah universitas dalam menyusun kebijakan pengembangan sumber daya manusia berbasis data (evidence-based human resource management). Dengan data yang valid, LPSDM dapat melakukan pemetaan kompetensi dosen, mengidentifikasi kebutuhan pembinaan, serta merancang program pengembangan yang lebih tepat sasaran.
Lebih lanjut, Sugiyarto menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan BKD memerlukan kolaborasi yang kuat antara dosen, Ketua Program Studi, Dekan, Dosen Level 1 Bidang SDM, serta tim pendamping di lingkungan Universitas Pamulang. Pendampingan yang dilakukan sejak awal diharapkan dapat mengurangi kesalahan administrasi dan meningkatkan kualitas pelaporan BKD.
Materi teknis kemudian disampaikan oleh Kepala Bidang Data LPSDM Universitas Pamulang, Guruh Dwi Pratama, S.E., M.M., yang memberikan penjelasan secara rinci mengenai mekanisme pengisian BKD melalui Sistem SISTER.
Dalam paparannya, Guruh menjelaskan alur pengisian BKD mulai dari penginputan aktivitas tridharma, pengunggahan bukti pendukung, validasi data, hingga proses verifikasi yang dilakukan melalui sistem. Ia juga menjelaskan berbagai ketentuan terbaru yang harus diperhatikan oleh dosen agar proses pelaporan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Selain memberikan penjelasan teknis, Guruh juga menyampaikan berbagai kesalahan yang masih sering ditemukan dalam proses pengisian BKD, seperti ketidaksesuaian bukti pendukung dengan aktivitas yang dilaporkan, kesalahan pemilihan kategori kegiatan, serta ketidaklengkapan dokumen yang mengakibatkan proses verifikasi menjadi terhambat.
“Ketelitian dalam pengisian BKD menjadi faktor yang sangat penting. Dosen harus memastikan bahwa setiap aktivitas yang dilaporkan didukung oleh dokumen yang sah, sesuai dengan ketentuan, serta telah diinput pada kategori yang benar di dalam Sistem SISTER,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan peran Dosen Level 1 Bidang SDM dan Tim PIC Jabatan Akademik Dosen sebagai pendamping di tingkat fakultas dan program studi. Dengan adanya koordinasi yang baik, berbagai kendala teknis dapat diselesaikan lebih cepat sehingga kualitas pelaporan BKD semakin meningkat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait mekanisme pengisian BKD, pemenuhan bukti kinerja, kendala penggunaan Sistem SISTER, hingga proses validasi data. Berbagai masukan yang muncul menjadi bahan evaluasi bagi LPSDM dalam menyempurnakan sistem pendampingan dan layanan kepada dosen.
Melalui rapat koordinasi ini, Universitas Pamulang kembali menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia yang profesional, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Pengelolaan BKD yang tertib, akurat, dan sesuai ketentuan diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelaporan kinerja dosen, tetapi juga menjadi fondasi yang kuat dalam mendukung pengembangan karier akademik dosen, peningkatan produktivitas tridharma perguruan tinggi, serta penguatan tata kelola institusi menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. (Iq)




